Bappelitbangda Luwu
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN LUWU
(0471) 3314018 Fax : (0471) 3314018

Bupati Luwu H. Patahudding Ukir Prestasi Tingkat Sulsel, Laju Pertumbuhan Ekonomi Luwu Tahun 2025 Bertengger di Posisi Ke 2 Se-Sulsel

BELOPA---  Di bawah kepemimpinan Bupati Luwu, H. Patahudding, Kabupaten Luwu berhasil mencatatkan sejarah baru. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Luwu tahun 2025 meroket hingga 7,43%. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan lompatan tajam sebesar 3,07% dari tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan Bumi Sawerigading di posisi kedua tertinggi dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, melampaui daerah strategis lainnya seperti Makassar, Gowa, Bone, dan Wajo. Berdasarkan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mendominasi dengan kontribusi mencapai 50,65 persen. Hal ini tercatat menjadi rekor tertinggi pertumbuhan ekonomi sepanjang 6 tahun terakhir. 

Jika melihat catatan perjalanan ekonomi Luwu dalam enam tahun terakhir, melandai bahkan memperlihatkan grafik penurunan. Tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Luwu tercatat berada di 6,26 persen. Ditahun 2020 Pandemi Covid  menghajar perekonomian Luwu sehingga hanya mampu dicapai 1,3 persen. Difase pemulihan secara nasional terjadi lonjakan menjadi 6,03 persen pada tahun 2021. Namun setelah itu laju pertumbuhan ekonomi mencatat grafikk menurun, dimana tahun 2022 terkontraksi menjadi 5,69, kemudian tahun 2023 turun menjadi 5,64 persen dan tahun 2024 kembali meluncur turun menjadi 4,36 persen. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu, Dr. Moh Arsal Arsyad, S.STP.,M.Si menegaskan capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi dari kerja kolektif lintas sektor.

Data menunjukkan sektor perdagangan berkontribusi 11,19 persen, disusul konstruksi 9,22 persen, dan industri pengolahan 4,78 persen.

Dalam perbandingan 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tahun 2025, Luwu menempati posisi papan atas dengan pertumbuhan 7,43 persen.

Capaian ini hanya terpaut tipis dari Sidrap (7,71 persen) dan berada di atas sejumlah daerah lain seperti Wajo (7,16 persen) dan Gowa (7,04 persen).

Lonjakan ini sekaligus menegaskan posisi Luwu sebagai salah satu motor pertumbuhan baru di wilayah Luwu Raya.

Beberapa sektor lain yang memberikan sumbangsih signifikan terhadap PDRB Luwu meliputi: Sektor Industri Pengolahan: 1,54%, Sektor Perdagangan Besar & Eceran: 0,68% dan  Sektor Konstruksi: 0,49%. 

Bupati Luwu, H. Patahudding, mengapresiasi kerja keras seluruh elemen masyarakat dan OPD. Beliau berharap pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini berbanding lurus dengan peningkatan daya beli dan pengendalian inflasi daerah.

Luwu Bangkit Lebih Cepat Bersama Rakyat

=